Klopp Masih Targetkan Empat Besar

Jurgen Klopp

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp telah mengatakan bahwa untuk merebut peringkat ke empat besar masih menjadi target tim. Meski memang tidak mudah untuk berada di posisi itu, karena adanya enam pesaing yang benar-benar kuat.

Turut diakui oleh sang pelatih, jika empat besar memang cukup sulit bagi Liverpool. Meski begitu, Klopp akan terus berjuang untuk tetap bersaing bersama enam klub besar di Premier League musim ini.

Jurgen Klopp

ekspresi klopp ketika timnya kalah

Klopp Masih Berharap Menduduki Posisi ke Empat

“Ada Sekitar enam hingga tujuh klub yang memiliki kesetaraan dan bisa bermain di Liga Champions,” kata Klopp ketika mendapatkan pertanyaan dari wartawan. “Tentu, banyaknya kalangan yang berharap satu dari enam klub yang sedang berjuang saat ini menjadi pemenang. Jika memang tidak bisa memenangkan, tetapi harus lolos dari kualifikasi Liga Champions.”

“Ini akan menjadi hal yang sulit. Namun, akan menarik bagi penonton liga Primer.”

Tidak lama kemudian, Klopp membahas mengenai kondisi kelanjutan dari Daniel Sturridge (penyerang) dan Dejan Lovren (bek). Sudah beberapa kali terlihat bahwa kedua pemain itu tidak ada di kamp pelatihan yang berlangsung di La Manga, mereka akan segera kembali bugar untuk bisa mengikuti pertandingan.

“Daniel Sturridge saat ini sedang berjuang agar bisa beramin di La Manga, namun sangat disayangkan kami membawanya pulang dikarenakan dirinya terkena infeksi virus. Kemungkinan dia akan datang pada hari ini pertama kalinya, dan dia pun membutuhkan waktu beberapa hari lagi.”

“Dejan Loveren memang tidak ikur bersama tim, namun kabar baiknya dia telah melakukan latihan hari ini. Dan itu baik untuknya, bisa kembali berlari. Saat ini kemajuannya terus meningkat, ini akan menjadi sebuah kabar yang baik,” tutupnya.

Klopp Membela Peforma Liverpool Kontra Leicester City

Jurgen Klopp - Claudio Ranieri

klopp yang sedang salam perpisahan dengan ranieri

Manajer Liverpool yang bernama Jurgen Klopp membantah bahwa tim asuhannya tampil dengan baik meski di kalahkan oleh Leicester City, yang pada sebelumya The Foxes telah memecat Caludio Ranieri.

Menurut sejumlah laporan para pemain senior telah menyuarakan ketidakpuasan mereka kepada Ranirie yang dikalahkan di leg pertama babak 16 besar di Liga Champions. Dimana dalam pertandingan tersebut Leicester City harus tunduk atas lawannya Sevilla dengan skor 2-1.

Pelatih asal Italia itu di pecat hari kamis, namun klopp melihat ketika Leicester membuang pelatihnya mampu menunjukkan respon yang baik.

“Pemain tidak lebih kuat. Kami bisa tampil dengan baik di masa lalu,” ujar pelatih asal jerman kepada surat kabar UK.

“Ini tergantung dari hasil. Selama semua pemain masih berbicara bersama-sama tidak akan ada masalah. Jika mereka sudah mulai berbicara (Klasemen) kepada anda, untuk ini anda memerlukan telinga disisi lain.”

“Ini bukanlah tentang seberapa kuat pemain yang anda miliki. Meski para pemain diminta untuk harus kuat, namun tidak pada pemecetan manajer.”

“Pemain Leicester tidak akan melakukannya. Ini merupakan pertanyaan dari seseorang, dan mereka harus memberi jawaban.”

Klopp pun menegaskan untuk mempertahankan hubungan langsung dan kepercayaan, Liverpool mampu membuktikannya dalam keadaan baik-baik saja di bulan Januari lalu.

Liverpool yang hanya memenangi satu dari sembilan pertandingan di bulan pertama tahun ini, dan jauh untuk mememangkan kejuaraaan Liga Inggris  dan dua gelar lainnya.

“Ini tidak seperti kami yang datang bersama-sama di setiap hari dan merangkul satu sama lainnya. Saat ini kami benar-benar menikmati sebuah pekerjaan. Jadi saya tahu apa yang mereka inginkan dan mereka pun tahu apa keinginan saya, sehingga terjalin komunikasi dengan sangat baik,” ujar Klopp.

“Kami sudah memiliki beberapa momen yang bagus dan saat-saat sulit tidak datang di antara kami, tidak ketika di Januari.”

Wenger: Ozil Hanya Butuh Kepercayaan Diri

Mesut Ozil

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger merasa yakin Mesut Ozil sangat membutuhkan dorongan untuk mengembalikan kepecayaan diri setelah bermain tanpa gol ketika meraih kemenangan 2-0 melawan Hull City di ajang Premie League.

Pemain tim nasional Jerman belum menunjukkan peforma terbaiknya sejak 12 Desember ketika dia mencetak gol melawan Stoke City, Ozil yang tampil sebanyak delapan kali dalam ajang Premier League belum kembali mencetak gol.

Ozil yang tampil bermain dengan baik saat berhadapan dengan Hull. Sukses memberikan banyak peluang, namun Wenger yakin bahwa playmaker itu hanya butuh gol untuk mengembalikan kepercyaan dirinya.

Mesut Ozil

Ozil terlihat permainannya buruk saat melawan hull

Tanggapan Wenger Untuk Memenuhi Kepercayaan Diri Ozil

“Mungkin dia masih belum menemukan waktu yang baik untuk kembali mencetak gol,” ujar Wenger usai Arsenal bangkit kembali dari kekalahan beruntun mereka di Premier League.

“Dia memang hanya membutuhkan kepercayaa diri kembali. Dia sedang menunggu momen yang tepat untuknya.”

“Saya merasa dia tidak begitu yakin secara teknik. Itulah bisa jadi masalah, karena anda berpikir bahwa dia dapat menunjukkan sesuatu yang istimewa.”

“Memang benar, bahwa secara teknik dia melakukan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukannya. Saya tidak tahu, itu dapat terjadi dengan siapapun. Dan saya pun tidak berpikir untuk alasan teretntu. Saya pun juga telah berbincang dengannya di hari Jumat, dia terlihat baik-baik saja.”

Meskipun Ozil kehilangan kepercayaan diri, akan tetapi Wenger optimis untuk peluang Arsenal di Liga Champions pada babak 16 besar yang akan berhadapan dengan Bayern Munchen pada hari Rabu. Meski mereka belum mencapai kebabak perempat final sejak tahun 2010.

“Itu benar, kami memang memiliki pengalaman buruk ketika berhadapan dengan mereka,” ucap Wenger.

“Tetapi saya merasa ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk kami.”

Wenger Menjelaskan Kesulitan Ozil di Arsenal

Arsene Wenger - Mesut Ozil

wenger melihat ozil bermain dengan tidak baik

Arsene Wenger yang merupakan pelatih di Arsenal akan memberikan penjelasan mengapa playmaker yang bernama Mesut Ozil tidak tamoil dengan baik di beberapa bulan terakhir ini.

Pemain asal Jerman tersebut tidak menunujukkan penampilan gemilangnya ketika timnya memenangkan pertandingan melawan Hull City dengan skor 2-0 pekan lalu. Dalam pertandingan tersebut dia hanya menembakan dua tendangan yang tidak memberikan ancaman bagi tim lawan dan tidak dapat mempengaruhi permainan.

Setelah peluit panjang dibunyikan, Ozil terlihat kecewa dan pergi begitu saja ke ruang ganti. Ketika para pemain lainnya bertepuk tangan kearah para pendukung tim, Ozil memang belum kembali mencetak gol dari 10 Desember lalu dan dia harus mempersipkan diri untuk bertandingan melawan Bayern Munchen di Liga Champions babak 16 besar leg pertama.

Dimana Ozil yang harus membuktikan peforma terbaik yang dimilikinya dalam pertandingan tersebut. Sang pelatih pun mengatakan bahwa pemain berusia 28 tahun itu memang tidak tampil dengan baik dan wenger menjelaskan penyebabnya.

“Saya rasa dia kurang percaya diri di beberapa pertandingan yang klub jalani. Saya pikir dia harus bisa mencetak gol kembali. Itu merupakan masalah yang ada pada dirinya dan saya yakin dia akan melakukan sesuatu yang spesial.”

“Secara teknik, banyak yang dia lakukan seperti tidak biasanya dalam tiap pertandingan, ucap Wenger ketika berhadapan dengan Hull City.

“Saya nyaris tidak tahu, masalah apa yang pada dirinya. Tapi saya hanya ingin dia mampu mencetak gol kembali untuk bisa bersemangat dan bermain dengan peforma terbaiknya lagi.”

“Saya sempat berbicara kepada dia, kemarin (Jumat). Saya rasa di dalam keadaan yang baik-baik saja,” tambahnya.

Zabaleta: Aguero Siap Bersaing di City

Sergio Aguero

Pablo Zabaleta menegaskan kepada rekan setimnya Sergio Aguero akan merebut kembali posisinya di skuad utama Manchester City.

Aguero yang tidak dimainkan oleh Pep Guardiola dua kali secara beruntun, dimana pelatih City itu lebih memilih Gabriel Yesus dalam tiga pertandingan berturut-turut.

Setelah dia meninggalkan bangku cadangan dalam kemenangan 2-1, ketika City berhadapan dengan Swansea City  di ajang Premier League pada hari Minggu kemarin. Pemain berusia 28 tahun itu sudah mencetak 11 gol di Liga pada musim ini, dan harus bisa memberikan jaminan untuk masa depannya di Stadion Etihad.

Sergio Aguero

pelatih memainkan aguero di laga swansea dari bangku cadangan

Zabaleta Yakin Aguero Akan Rebut Kembali Tempatnya di Skuad Utama City

Namun, sesama pemain tim nasional Argentina Zabaleta tidak merasa khawatir, dan dirinya mengatakan: “Saya yakin dia akan baik-baik saja,  lagi pula dia sudah dewasa.”

“Jadi dengar baik-baik, yang pada sebelumnya Carlos Tevez, lalu Mario Balotelli, kemudian Edin Dzeko dan juga Kun Aguero.”

“Maka saya menilai bahwa ini bukanlah pertama kalinya bagi dia di cadangkan. Kami hanya ingin memperkuat tim untuk bisa meraih gelar juara.”

Guardiola yang memakai formasi 4-3-3, dimana Aguero harus bisa merebut tempatnya dari Yesus dalam skuad utama.

Dan Zabaleta sendiri mengakui masih ada ruang untuk bisa menempati salah satu pemain depan.

“Tentu saja, jika pelatih memutuskan mereka berdua bermain bersama-sama, pasti mereka mampu melakukan semua itu,” ujar Zabaleta.

“Saat ini kami bermain dengan formasi 4-3-3 yang hanya mengandalkan satu penyerang tengah, dua pemain sayap yang melebar. Itu sebabnya mungkin pada saat ini salah satu dari mereka harus bermain di depan sendiri.”

Tanggapan Zabaleta Mengenai Agureo di City

Manchester City

guardiola yang sedang merayakan kemenangan dengna skuad

Pablo Zabaleta yang merupakan bek kanan di Manchester City, memberikan tanggapan kepada rekan senegaranya, Sergio Aguero. Dimana rekan setimnya itu mampu merebut kembali posisinya di tim utama City dan Zabaleta merasa tidak khawatir atas situasi tersebut.

Pelatih yang saat ini menangani Citizen, Pep Guardiola dibeberapa pertandingan tidak memainkan Aguero ketika berhadapan dengan Swansea City, Minggu lalu. Dalam laga tersebut tim asuhan Guardiola mampu memenangkan laga dengan skor ahir 2-1.

Seperti yang anda sudah tahu, bahwa tempat Aguero di tiga pertandingan terakhir Manchester City telah digantikan oleh Gabriel Jesus, dimana pemain tersebut sudah menyumbangkan dua gol di laga pekan ke 24.

Sedangkan Aguero yang sudah mencetak 11 gol, masih belum bisa memberikan jaminan akan masa depannya di City. Akan tetapi, Zabaleta merasa begitu yakin kepada Aguero jika dia mampu mengatasi situasi ini.

“Menurut saya, ini bukanlah kali pertamanya Aguero mendapatkan situasi seperti ini, dan saya yakin bahwa dia baik-baik saja. Maka dari itu, disini kami masih memelkukan dirinya untuk bisa meraih gelar juara musim ini,” ucap rekan senegaranya di Argentina Zabaleta.

Pelatih yang berasal dari Spanyol itu telah memainkan dengan formasi 4-3-3 yang dianggapnya terbaik. Yang menyebabkan di barisan depan menimbulkan persaingan antara Aguero dengan Gabriel Jesus. Dan Zabaleta pun juga mengatakan bahwa Guardiola berkeinginan pemain depannya harus bisa memberikan banyak gol di tiap pertandingan yang dijalani oleh timnya.

“Itu bisa-bisa saja, jika mereka bermain bersama-sama, pastinya mereka bisa melakukan apa yang diinginkan oleh pelatih. Tetapi kami kini bermain di formasi 4-3-3 yang hanya mengandalkan satu penyerang tengah dan juga pemain sayap. Maka dari itu, salah satu dari pemain depan tim harus bermain sendiri di lini depan,” tutupnya.